Mauricio Pochettino: Saya Tinggalkan PSG Bukan Karena Kylian Mbappe

Mauricio Pochettino membantah tudingan yang menyebut Kylian Mbappe memiliki peran atas pemecetan dirinya di Paris Saint-Germain.

Kepergian Pochettino akhirnya dikonfirmasi bulan lalu setelah sosok Argentina itu kembali gagal mengantarkan gelar Liga Champions, dan sempat muncul spekulasi bahwa Mbappe berada di balik penggulingan tersebut.

Tetapi Mbappe sendiri membantah keras permasalahan ini, dan pernyataannya itu kini didukung oleh mantan bosnya.

Dalam sebuah wawancara dengan infobae, media Argentina, Pochettino mengatakan: “Yang saya pikirkan adalah PSG telah melakukan segala kemungkinan untuk mempertahankan Kylian dan saya juga setuju dengan itu.

Baca Juga:  Rekap Pertandingan Manchester City vs Brighton : Skor 3 - 0

“Dia adalah salah satu pemain terbaik di dunia sepakbola saat ini dan saya pikir PSG, yang memiliki semua sumber daya untuk melakukannya, telah meyakinkannya untuk bertahan.

“Tapi saya tidak berpikir Kylian adalah orang yang merancang proyek baru (yang akhirnya membuat saya hengkang).

“Mereka yang berkuasa, dalam hal ini presiden, adalah yang berpikir bahwa hal terbaik adalah proyek baru di klub.”

Meski karier melatih Pochettino di PSG berakhir dengan buruk, dia menikmati musim penuh bekerja dengan Lionel Messi – yang dia pandang sebagai pemain terbaik di planet ini.

“Bagi saya Leo Messi adalah yang terbaik di dunia. Tidak ada keraguan lagi,” tambahnya.

Baca Juga:  Rekap Pertandingan Juventus vs Sassuolo : Skor 2-1

“Setelah itu jelas bahwa Mbappe adalah kandidat untuk dapat menerima mahkota itu. Ada Neymar, yang bagi saya juga salah satu pemain terbaik di dunia.”

Pochettino kemudian mendukung Messi untuk bersinar bersama Argentina di Piala Dunia pada akhir tahun ini.

“Dia secara fisik dalam kondisi terbaiknya dan saya pikir usia adalah sesuatu yang anekdot,” katanya.

“Saya pikir dia memiliki energi dan kemampuan untuk memimpin dan mencapai Piala Dunia dalam kondisi optimal. Saya beruntung, terima kasih kepada sepakbola, karena telah menjalani begitu banyak momen bersama Leo.”

Pochettino juga meluangkan waktu untuk membahas kariernya di PSG secara keseluruhan, mengungkapkan bahwa itu adalah pengalaman yang menyenangkan meski ada sejumlah tantangan.

Baca Juga:  Dandi Maulana Minta Maaf dan Alasan Kenapa Aji Santoso Tahan Leo Lelis

“Saya pikir itu sangat positif,” lanjutnya. “Pengalaman harus selalu dikapitalisasi dan [kita harus] belajar darinya.

“Kami adalah makhluk rasional yang harus berpikir seperti itu. Dalam aspek olahraga, kami telah memenangkan Piala [Prancis], Piala Super, dan liga dalam satu setengah tahun, tetapi jelas bahwa proyek PSG adalah memenangkan Liga Champions dan semuanya, namun untuk tidak memenangkan Liga Champions selalu bisa dianggap sebagai kegagalan.

“Bagaimana pun, ini sudah menjadi kegagalan 50 tahun, tidak hanya musim lalu, karena PSG, terutama dalam sepuluh, sebelas tahun terakhir, dengan kedatangan pemilik baru, memiliki tujuan untuk memenangkan Liga Champions.”

Komentari

Check Also

Gabung AC Milan, De Ketelaere Malah Mati Gaya Permainan

Bolamakanbola.com – Gelandang asal Belgia Charles de Ketelaere mengaku dirinya tak tahu harus bereaksi seperti apa …

Chelsea Menyerah Kejar Denzel Dumfries

Bolamakanbola.com – Harga mahal yang ditetapkan Inter Milan untuk Denzel Dumfries ternyata tidak bisa dicapai oleh Chelsea. The Blues dilaporkan …

AMTV Live
AM Radio
Aulanews
Majalah Aula
E-Harian